Garis dan Batas Perbatasan, Akar Konflik Thailand dan Kamboja

Perselisihan Thailan dan Kamboja berasal dari peta yang dibuat Prancis pada tahun 1907 saat Kamboja masih menjadi koloni.

Share

Perselisihan Thailan dan Kamboja berasal dari peta yang dibuat Prancis pada tahun 1907 saat Kamboja masih menjadi koloni.

Konflik antara Thailand adan Kamboja merupakan warisan panjang dari persoalan batas negara yang tidak pernah selesai. Perselisihan ini berasal dari peta yang dibuat Prancis pada tahun 1907 saat Kamboja masih menjadi koloni. Ketidakjelasan batas-batas wilayah antara Thailand dan Kamboja pada peta yang dibuat berdasarkan pemerintahan Prancis dan pemerintahan Siam (Thailand) yaitu meliputi wilayah kuil Preah Vihear, menghadapkan kedua negara pada konflik perbatasan yang berkepanjangan.

Koloni Prancis di Kamboja dan Kerajaan Siam yang merdeka (sebutan untuk Thailand hingga tahun 1939) menandatangani perjanjian yang menetapkan batas sepanjang 500 mil di antara keduanya. Masalah muncul karena peta yang dibuat saat itu berbeda dengan isi teks perjanjiannya, khususnya karena peta tersebut menempatkan Candi Preah Vihear, bangunan keagamaan abad ke-11 yang memiliki makna historis dan spiritual bagi kedua negara, di dalam wilayah koloni Prancis (Kamboja).

Selama Perang Dunia II, Thailand yang saat itu bersekutu dengan Jepang merebut Preah Vihear. Namun setelah kekalahan Blok Poros (aliansi militer yang dipimpin Nazi), Thailand menyerahkan kembali candi tersebut kepada Kamboja yang saat itu masih berada di bawah kendali Prancis. Pada 1954, saat Kamboja baru merdeka, Thailand kembali mengambil alih Preah Vihear. Sengketa ini kemudian dibawa ke Mahkamah Internasional oleh Kamboja, dengan dalih bahwa peta tahun 1907 menjadi bukti sah kedaulatan mereka atas candi tersebut.

Mahkamah Internasional akhirnya memenangkan Kamboja pada 1962 dan menetapkan tujuan bahwa Preah Vihear adalah milik sah Kamboja. Thailand menerima keputusan tersebut dan menarik pasukannya. Titik awal konflik modern antara kedua negara terjadi pada 2008, ketika bentrokan meletus di sekitar Candi Preah Vihear yang terletak di wilayah perbatasan. Thailand kembali mengklaim wilayah tersebut sebagai wilayahnya.

Anda juga dapat mengakses video di atas di akun media sosial kami dengan mengeklk link ini.