Rencana baru Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk Jalur Gaza menunjukkan kembali bahwa Washington memandang Gaza tak lebih sebagai “proyek manajemen” daripada rumah bagi sebuah bangsa.
Dia mengusulkan agar tokoh-tokoh yang berpihak pada Barat mendominasi rekonstruksi dan administrasi Gaza, tanpa mempertimbangkan hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri. Pendekatan ini mengingatkan pada perilaku mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair.
Anda juga dapat mengakses video di atas di akun media sosial kami dengan mengeklik link ini. Berita terkait dengan Gaza juga dapat diakses di link ini.