Pemimpin Besar Revolusi Islam Imam Sayid Ali Khamenei dalam sebuah pidatonya mengatakan, operasi Badai al-Aqsa adalah langkah yang benar, logis, dan sah secara internasional, dan kebenaran ada di pihak rakyat Palestina, dan rezim Zionis dalam peristiwa Badai al-Aqsa ini mengalami pukulan teknis.
“Jika saya harus memberikan kepada Anda (para atlet) ringkasan dari peristiwa-peristiwa terkini, maka ringkasannya adalah: Rezim Zionis dalam peristiwa Badai al-Aqsa mengalami pukulan teknis,” kata Rahbar di hadapan para atlet Iran.
Imam Khamenei menambahkan, “Hukum-hukum pertahanan Islam telah memperjelas kewajiban kita; baik hukum-hukum pertahanan Islam, konstitusi kita sendiri, maupun hukum-hukum internasional… bahwa setiap bangsa berhak mempertahankan tanahnya, rumahnya, negaranya, dan kepentingannya dari agresor; inilah maknanya. Ini berarti bahwa bangsa Palestina berhak untuk melawan musuh yang telah merampas tanahnya, menduduki rumahnya, menghancurkan pertaniannya, dan menghancurkan hidupnya; bangsa Palestina berhak (untuk melakukan hal itu).”
“Ini adalah logika yang kuat yang juga ditegaskan oleh hukum-hukum internasional saat ini. Tidak ada pengadilan, pusat-pusat, atau organisasi internasional yang berhak memprotes rakyat Palestina atas perlawanannya terhadap rezim perampas, Zi*nis; mereka tidak berhak (untuk memprotes perlawanan ini),” lanjutnya/
Imam Khamenei menuturkan, “Mereka yang membantu rakyat Palestina juga sedang menjalankan tugas mereka; tidak seorang pun berhak, berdasarkan hukum internasional apa pun, untuk memprotes rakyat Lebanon, dan memprotes Hizbullah di Lebanon, dan serta memprotes mengapa mereka mendukung perjuangan rakyat Palestina.”
“Membatu rakyat Palestina adalah tugas mereka, dan mereka seharusnya melakukannya. Ini adalah hukum Islam, hukum rasional, dan logika internasional dan global. Oleh karena itu, semua serangan ini dan operasi Badai al-Aqsa yang terjadi pada hari-hari ini pada tahun lalu adalah langkah yang benar, logis, dan sah secara internasional, dan kebenaran ada di pihak rakyat Palestina benar,” jelas Rahbar.
Berita terkait pernyataan Rahbar dapat diakses di link ini. Video di atas juga dapat diakses di akun media sosial kami dengan mengeklik link ini.