Kapal Hati Nurani adalah Koalisi Kapal Kebebasan, the Freedom Flotilla Coalition (FFC) yang sedang menuju Jalur Gaza untuk membawa makanan, obat-obatan, dan harapan bagi masyarakat Palestina yang terkepung di sana. Kapal ini telah menjadi sasaran serangan pesawat nirawak di perairan internasional dekat Malta pada Jumat (2/5/2025) dinihari.
Drone-drone bersenjata Israel menyerang kapal sipil tak bersenjata itu sebanyak dua kali, dan kapal berada di ambang tenggelam. Ini bukan sekadar pelanggaran terhadap hukum internasional, tapi ini adalah sebuah tamparan langsung terhadap hati nurani manusia.
Jika kejahatan ini tidak tertangani hari ini, giliran siapa besok? Dan berapa kali bencana harus terjadi agar masyarakat internasional terbangun, sadar dan bangkit?