Proyek Eshter menyatakan bahwa dalam waktu 24 bulan, infrastruktur yang mendukung Palestina di AS harus dimusnahkan. Proyek ini mengidentifikasi semua kelompok dan individu yang mendukung Palestina sebagai “Jaringan Dukungan Hamas”, mulai dari organisasi Muslim seperti AMP hingga kelompok Yahudi progresif seperti Jewish Voice for Peace.
Di balik proyek ini terdapat teknik lama: menyamakan kritikus Israel dengan teroris agar bisa menghancurkan dukungan publik, mengintimidasi mahasiswa, dan tidak mengizinkan kritik dari lembaga akademis mana pun. Fokus utamanya adalah pada universitas, karena gerakan mahasiswa di AS selalu menjadi pusat perubahan sosial, dari gerakan anti-apartheid hingga penentangan terhadap Perang Vietnam.