Parlemen Republik Islam Iran ke-12 kali ini mulai bekerja tepat waktu dan tanpa penundaan seperti biasanya meskipun negara ini sedang berkabung atas gugurnya Presiden Sayid Ebrahim Raisi.
Mengapa tanpa penundaan ini begitu penting? Dan mengapa para penguasa di Amerika Serikat meramalkan ketidakstabilan Iran setelah gugurnya Presiden Sayid Ebrahim Raisi?