Mengapa pengayaan uranium merupakan garis merah bagi Republik Islam Iran yang tidak bisa dikesampingkan dalam perseteruannya dengan Amerika Serikat? Mengapa hal itu begitu penting bagi Iran sehingga tidak menghentikan pengayaan uranium meskipun di bawah tekanan kuat internasional, enam resolusi Dewan Keamanan PBB, dan sanksi-sanksi yang luas?
Iran memiliki beberapa alasan, di antaranya adalah pertama, karena pasokan energi yang berkelanjutan dan kebutuhan medis. Iran membutuhkan lebih dari 20.000 megawatt tenaga nuklir dalam rencana jangka panjangnya dan memerlukan radiofarmasi untuk lebih dari satu juta pasien setiap tahunnya, yang semua itu hanya dapat diproduksi dengan uranium yang diperkaya.
Kedua, hak internasional Iran dalam kerangka NPT, yaitu, negara-negara non-nuklir memiliki hak untuk memiliki teknologi nuklir damai, termasuk pengayaan uranium. Ketiga, alat diplomatik dalam kebijakan luar negeri. Kemampuan teknis Iran dalam pengayaan uranium menjadi sebuah alat penting dalam negosiasi yang memungkinakan Tehran untuk merespons secara sah dan proporsional jika pihak-pihak lain mematuhi atau melanggar komitmen mereka.
Keempat, kemajuan teknologi dan kemandirian ilmiah. Pengayaan uranium tidak berarti hanya tentang memutar sentrifus. Proses ini memerlukan integrasi pengetahuan tingkat tinggi seperti fisika nuklir, teknik mesin, metalurgi, nanoteknologi, dan kontrol industri. Iran telah mengembangkan teknologi ini sepenuhnya di dalam negeri dan kini memiliki kemampuan untuk memproduksi sentrifus generasi canggih.
Dan yang terakhir adalah pencegahan strategis dan prestise internasional. Iran adalah satu-satunya negara di kawasan yang telah mencapai teknologi siklus bahan bakar nuklir lengkap tanpa bergantung pada negara-negara Barat. Bagi Iran, pengayaan uranium tidak dapat diserahkan kepada pihak lain dan juga tidak bisa dinegosiasikan. Ini adalah alat abadi, alat kekuatan, dan alat kepercayaan diri nasional.
Anda juga dapat mengakses video di atas di akun media sosial kami dengan mengeklik link ini.