Hanya satu hari setelah operasi heroik Badai al-Aqsa dimulai, Hizbullah Lebanon segera membantu rakyat Gaza dan membuka front melawan rezim Zionis di utara wilayah pendudukan.
Serangan Hizbullah tersebut menimbulkan dampak buruk dan pukulan berat bagi Israel. Pada saat yang sama, lebih dari 300 orang pejuang perlawanan telah gugur.