Revolusi via Media Sosial, Mungkinkah Bisa Dilakukan?

Revolusi dan pergantian pemerintahan apakah bisa dilakukan melalui media sosial?

Share

Media Sosial

Apakah menurut Anda revolusi itu bisa dilakukan dengan media sosial? Kurang dari satu tahun, kita menyaksikan adegan berulang dari Kathmandu hingga Nairobi, dan dari Aljazair hingga Antananarivo dan Casablanca. Sepenggal berita beredar di ponsel, dan beberapa jam kemudian jalan-jalan dipenuhi anak-anak muda, yang bahkan mereka tak memiliki partai, tak punya pemimpin yang jelas, dan bahkan tidak punya satu slogan pun.

Media menyebut gelombang ini sebagai “gelombang Generasi Z”; gelombang yang berasal dari ketidakpuasan yang nyata, yang bahan bakar sesaatnya berasal dari notifikasi darurat di media sosial, dan provokasi emosional yang membakar generasi ini untuk demonstrasi, dan mengulingkan pemerintahan.

Peran media sosial sangat besar untuk memicu adanya gerakan tersebut. Ini seakan-akan pengendali dari provokasi dan gerakan ini adalah algoritme. Jika pergantian pemerintahan-pemerintahan digerakkan dan dikendalikan melalui algoritme, lantas siapa yang mengelola dan mengendalikan algoritme ini?

Anda dapat mengakses video ini di akun media sosial kami dengan mengeklik link ini.